THANK YOU TO ALL MY FOLLOWERS

Friday, February 22, 2013

Ujian

Petikkan hasil sumber googles
Yakin akan KetentuanNYA
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Islam mengajarkan untuk tidak berdendam
jika dizalimi, dilecehkan atau dihina
kenapa?
Hal itu akan merendahkan dan meletakkan posisi kita 
sama dengan orang-orang tersebut. 
Lalu… apakah kita harus diam?

Ada banyak cara untuk menyalurkan kemarahan… 

dari membalas dengan kebaikan… 
hingga melakukan marah yang ma’ruf…, 
tidak marah kepada orangnya tetapi marah pada perbuatannya. 
sehingga orang tersebut dapat sedar… 
Tergantung mana yang akan kita pilih… 

Jangan bersedih, Jika berhadapan dengan masaalah?

Kerana masaalah menjadikan kita kuat… 
Masalaah menjadikan kita dewasa… 
Masalaah menjadikan kita makin beriman… 
Masaalah akan menjadi sumber pahala 
jika kita mampu mendampingi orang yang sedang bermasaalah. 



“Dan Jangan kamu berputus asa dari Rahmat Allah SWT. Sesungguhnya tidaklah berputus asa dari Rahmat Allah SWT, melainkan kaum yang kafir.” QS Yusuf (12) : 87 

Ketahuilah,bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah suatu permainan. 

(QS Al Hadiid, 57:20)

Dan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis ( QS. An Najm, 53:43)



Kita ini sesungguhnya sedang bermain dalam sebuah pentas kehidupan yang diciptakanNya. 

Dengan berbagai peranan, keadaan, dan penjiwaan.

Masya Allah, itulah Kuasa-Nya Allah SWT. 

(Subhanallah, Walhamdulilah, Walailaa ha ilallah, Wallaahu Akbar)

Duhai yang sedang dilanda duka,
La tahzan wala takhof, janganlah sedih dan janganlah takut.

Allah SWT berfirman:


Tuhanmu tidak meninggalkan kamu dan tidak pula benci kepadamu. 

(QS. Ad Dhuha, 93:3)

Dekati Dia ...


Bukankah dengan Sifat Maha PenyayangNya engkau sebut Dia yang Tersayang? 

Bukankah dengan Sifat Maha PengasihNya engkau sebut Dia Sang Kekasih? 
Mengadulah pada Kekasihmu!

Dia akan menguatkan jiwamu, 

meneteramkan qalbumu.
Dia sebaik-baiknya Penolong. Sebaik-baik Pelindung. 
Percayakan semua padaNya kerana dalam cinta, harus ada kepercayaan. 
Ucapkan padaNya, 
"Yaa habibi ... wahai Kekasihku, aku ingin mengadu padaMu."

Dengan kelembutan-Nya, Ia berfirman :


Bangunlah untuk solat di malam hari. Iaitu seperduanya atau kurang dari padanya sedikit. Atau lebih atasnya. (QS. Al Muzzammil, 73:2-4)


Solat Tahajjud

Solatlah dengan penuh rasa cinta dan kerinduan. 
Itu akan membuatmu khusyu'. 
Kemudian tumpahkanlah segala yang menyesakkan dadamu. 
Curahkan segala isi hatimu, gundah gelisahmu
sampaikan semua padaNya. Dengan ungkapan pilu, ataupun diirngi tangisan yang lembut. Kerana sesungguhnya Dia adalah sebaik-baik Pendengar.

Dan berdoalah dengan penuh harap, rendah diri, dan suara perlahan. 

Seperti doa yang diajarkan-Nya.:

Rabbi adkhilni mudkhala sidqi-wa akhrijnii mukhraja sidqin-waj 'al lii min-ladunka sulthaanan nashiraa.


Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar keluarkanlah (pula) akan secara keluar yang benar, dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong .  

(QS. Al Israa, 17:80)

Ataupun doa-doa lain yang menjadi keinginan. Hantarkan ia dengan bahasa yang mudah bagimu.


Rasullulah SAW bersabda:


Sesungguhnya Rabbmu itu pemalu lagi pemurah, merasa malu apabila tidak mengabulkan doa kepada hambaNya yang mengangkat kedua tangannya untuk berdoa lalu dikembalikan kosong. ( HR. Muslim )


Bilakah pertolongan ALLAH SWT akan tiba? Begitu banyak yang selalu menanti dan mengharap pertolongan ALLAH SWT. Ada yang sabar, ada yang tidak sabar. Ada yang yakin bahwa ALLAH SWT akan menolong, ada juga yang ragu-ragu. Ada yang menikmati saat-saat menanti pertolongan ALLAH SWT, namun tak sedikit yang sengsara.

Akan tetapi, bagi orang-orang yang telah mengetahui ilmuNya, yakin benar bahwa ALLAH SWT adalah Dzat yang sama sekali tidak pernah bohong terhadap apa yang Dia janjikan. ALLAH SWT adalah Dzat yang sekali-kali tidak pernah salah perhitungan sedikitpun juga atas segala takdir dan ketentuanNya. Pasti tidak akan meleset, pasti tidak akan mengecewakan! Hanya, perkara bentuk ataupun waktunya, 

masya ALLAH, itu sama sekali bukan urusan kita.

Bukankah untuk itu ALLAH Azza wa Jalla telah menebar janji dan jaminanNya 

dalam Al Quran Al Karim? 

Firman-Nya yang sungguh Maha Benar ini,  

‘Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul 
Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi 
(hari kiamat).” 
[Q.S. Al Mukmim (40):51]. 

“…Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman.” 
[Q.S. Ar Ruum (30):47].
Ada sebuah keluarga yang selalu di rundung ujian oleh ALLAH SWT. Kedua suami isteri ini ditakdirkan menderita suatu penyakit. Sang suami diuji dengan sakit yang berkepanjangan; sekali jatuh sakit dia harus berbaring selama dua hingga tiga tahun. Isterinya pun ternyata harus mendapat ujian sakit pula. Hal ini kerapkali menimpa keduanya semenjak awal berumah tangga. Akan tetapi, alhamdulillah keluarga ini benar-benar beriman.

Sampai suatu saat sang isteri ditakdirkan oleh ALLAH SWT mengandung, namun sayang kehamilannya ini pun merupakan satu batu ujian tersendiri: ia hamil anggur. Doktor menyarankan agar kandungannya harus segera dibersihkan. Kalau tidak akan menambah masalah baru bagi kesihatannya. Berapa pembiayaan? SubhanAllah, untuk membersihkannya saja belasan ribu. Jelas, keluarga yang memang hidup mereka tidak mampu menanggung pembelanjaan sebesar itu.

Keduanya pun hanya memohon kepada ALLAH SWT mengadukan semua ini. 

“Ya ALLAH  SWT. Sungguh Engkau Maha tahu keadaan kami. 
Engkau Maha tahu kami miskin harta. Kini Engkau uji kami dengan kejadian seperti ini. 
Hanya Engkaulah yang mampu menolong dan melapangkan kesempitan hamba-hamba Mu,” 
rintihnya.
Begitulah kerana ketidak mampuannya menyediakan pembiayaan perubatan, 

sang isteri hanya mampu berbaring lesu ditempat tidur.

Hingga akhirnya turunlah pertolongan dari ALLAH yang Maha Rahman, 

yang syariatnya ternyata berupa sakit thypus! Panas! 
Panas sekujur tubuhnya, panas kepalanya, panas perutnya! 
Akibatnya, terjadilah keguguran. Dan doktor yang memeriksanya kemudian, 
menyatakan bahawa kandungannya kini telah bersih, 
sehingga tidak perlu lagi diadakan pembersihan kandungan 
sebagaimana yang telah disarankannya tempuh hari. Allahu Akbar!

Pertolongan ALLAH SWT memang tidak mesti berbentuk dengan 

apa yang kita duga dan harapkan. 
Kita jangan terperdaya oleh syaitan yang menganggap 
ALLAH SWT tidak menolong kita, padahal pertolongan ALLAH SWT
ternyata sudah datang. Hanya kerana beza bentuk saja.

ALLAH SWT pasti sangat memperhatikan keadaan kita jauh lebih besar 

daripada perhatian kita terhadap diri sendiri. Betapa tidak! 
Kerana, Dia lah yang merancang tubuh kita dengan halus dan terperinci, 
sedangkan kita tidak tahu apa-apa tentang diri ini. 
Lantas apalagi yang perlu kita kita ragukan dalam hidup ini 
tentang jaminan dan kurniaan dari ALLAH Azza wa Jalla.

Hanya orang-orang malang yang ragu-ragu terhadap janji ALLAH SWT. 

Padahal keraguan tidak mendatangkan apapun, selain mendatangkan kesengsaraan! 
Yakin ataupun tidak yakin tetap saja ketentuan ALLAH SWT akan menimpa kita. 
Hanya dengan keyakinan yang mantap ketentuan ALLAH SWT
akan berubah menjadi ladang nikmat apapun yang terjadi.
Akan tetapi, kalau kita hadapi kejadian dalam hidup ini dengan buruk sangka 

terhadap pertolongan ALLAH SWT, maka kita sudah sengsara dulu menghadapinya, 
bahkan terhalang juga pertolongan ALLAH SWT itu kerana keburuk sangkaan kita terhadapnya.

Oleh sebab itu, ujian dari ALLAH SWT,  merupakan ketetapan dariNYA yang sudah

sedia tercatit. Sejauh kita yakin bahwa ujian merupakan 
suatu jalan bagi diangkatnya darjat keimanan kita, 
Insya ALLAH semua ini akan menjadi ladang nikmat. 
Kerana itu jangan diragukan lagi bahawa diujung segala ujian, 
kurnia pertolongan-Nya akan mendatang. 






9 comments:

  1. Assalamualaikum

    Terima kasih atas perkongsian yg indah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikummusalam Warahmatullahi Wabarakatuh mamawana,

      Most welcome

      Delete
  2. . . .Salam kak nani. . .
    Terima kasih atas perkongsian ilmu. .
    Tidak ternafikan lagi segala yang tercatat. .
    In sya Allah. . .Segala yang baik itu akan jad ikutan . .
    Semoga rahmat Allah sentiasa melimpahi hidup kita.amin. . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. AsSalam Kembali mamaijat,

      Sama2 kongsi sedikit ilmu2 agama pada setiap hari jumaat di blog akak.

      Rahmat Allah melimpah ruah selagi nyawa dikandung badan.

      Delete
  3. Assalamulalaikum aunty...ingat sy lg tak? Lama x bertanya khabar dgn aunty, slalu jugak singgah blog aunty...anak sy pun dah 9 bulan, girl....last sembang masa sy pregnant....dah jd ibu ni bz manjang jek hehe.

    Ann

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumusallam Warahmatullahi Wabarakatuh Ann,

      Tahniah dah dapat baby girl, moga menjadi anak solehah.

      Haah, jadi ibu memang masa terhad utk diri sendiri.

      Delete
  4. Auntie, baru hari ini saya terbaca blog auntie. saya dapat blog auntie ni dr blog pija. :) saya kagum dengan semangat ber'blog' auntie. seronok membace perkongsian yang sangat bernas dari seorang yang berpengalaman dalam hidup turut membuka mata kasar dan hati saya. semoga auntie terus diberi kesihatan untuk menulis dan berkongsi ya. salam perkenalan, auntie. :)

    ReplyDelete

Pada yang terbuka hati utk tinggalkan komen disini..
Didahului dengan ucapan Ribuan Terima Kasih

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...