Followers

Friday, November 2, 2012

Hidup ini kesemuanya adalah ujian dari Allah SWT


Hidup adalah untuk menguji apakah seorang manusia bersyukur atau kufur kepada Allah SWT.Allah berfirman dalam QS Al Mulk [67] : 2 yang terjemahnya, ” (ALLAH) yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. ”
Ujian dalam hidup kita bukan saja kesulitan ataupun musibah, namun juga berupa nikmat atau kemudahan dari Allah SWT, seperti keluarga, suami, istri, anak-anak, harta, kekuasaan, pangkat, dsb.
Kita boleh mencontohi Nabi Sulaiman as. yang diberikan nikmat luar biasa oleh Allah SWT. Allah SWT memberikan kerajaan yang sangat kaya, luas dan besar, yang pasukannya terdiri dari manusia, jin, haiwan, dan angin. Semua kenikmatan itu tidak menjadi Nabi Sulaiman as menjadi sombong kemudian mengingkari Allah SWT, namun menjadikannya sering ber-muhasabah, melakukan introspeksi diri, berhati-hati jangan sampai menjadi kufur kepada Allah SWT, sehingga tidak berujung kepada murka Allah sebagaimana dalam QS. Ibrahim [14]:7, “ dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
Allah akan menguji manusia melalui hal-hal sebagai berikut sesuai dengan QS Al Baqarah [2]:155-156 sbb,
“ dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (aitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. “
Dalam situasi cobaan atau musibah, Allah berfirman bahawa ada orang-orang yang layak diberikan berita gembira dengan surga, iaitu orang-orang yang bersabar; yang ketika ditimpa bencana itu mengatakan “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”, yang ertinya : Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali. Kalimat tersebut dinamakan kalimat istirjaa atau pernyataan kembali kepada Allah. Disunatkan menyebut kalimat tersebut ketika ditimpa bahaya baik besar maupun kecil.
Rasulullah saw bersabda bahawa sungguh beruntung seorang mukmin, karana semua urusan adalah baik baginya, ketika diuji maka dia bersabar ketika ia diberi kenikmatan ia bersyukur.
Salah satu doa yang  selalu kita ucapkan adalah doa,
 Allahummaj’alni shaburan waj’alni syakuran waj’alni fi ‘ainii shaghiran wa fi a’yuninnasi kabira, 
yang ertinya, 
Ya Allah, jadikan aku sabar dan bersyukur kepada-Mu, dan jadikanlah aku kecil di mataku sendiri serta besar (bermanfaat) di mata orang lain.

8 comments:

  1. Setelah lebih separuh abad bernafas sebagai ppuan, byk nya dugaan/ujian Tuhan yg telah saya lalui..Syukur Tuhan memberikan saya kesabaran yg mencukupi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam Sejahtera Hani,

      Akak pun sampai kehari ni, ujian demi ujian..tak mengapa, walaupun hati pedih tapi akak tahu setiap ujian ada hikmah sebaliknya..
      Kifarah didunia, mudah2an dosa2 terampun

      Delete
  2. tq auntie...ilmu dipagi jumaat yg indah...moga allah swt memberi keberkatan dan kasih syg pada auntie

    ReplyDelete
  3. Syukur alhamdulillah buat masa ini masih mampu menerima ujian2 dari Allah SWT...walaupun ada kala nya terasa amat berat untuk di pikul.....ini lah hakikat nya kita sebagai manusia dugaan itu akan sentiasa datang walau sekecil atau sebesar mana pun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam Sejahtera Sharifah,

      Tak terkata akak dengan ujian besar dan kecil melanda, still survive..Alhamdulillah

      Delete
  4. As salam kak nannie dh bc emel akak tk byk2 kerana bls dan maaf sy lom smpt balas.doa mudah2an kak nannie sihat selalu.suka n3 kak ni.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam Sejahtera Kak Zie,

      Its okay
      Thank You for the doa

      Delete

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...